Pages Navigation Menu

Ronggolawe Press Solidarity

WISATA ALAM TUBAN

Oleh: Dewi Kusumaningrum

SMA Negeri 1 Plumpang

Tuban adalah kota yang mempunyai banyak tempat wisata yang masih belum di kenal oleh masyarakat. Tempat-tempat yang menawarkan keindahan tersebut, juga belum disentuh oleh pengelolaan dario pemerintah.

Contohnya, di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Di sana terdapat tempat wisata alam yang jarang tersentuh oleh masyarakat. Mungkin yang mengetahui hanyalah penduduk sekitar, dan orang-orang dari desa terdekat.

Semua orang pasti mengetahui keberadaan Bektiharjo. Tak semua orang mengetahui atau mencari tahu, ada apa atau ada wisata apa di desa tersebut.

Apa istimewanya desa bernama Bektiharjo ini? Di sana terdapat tempat wisata alam yang indah dan bagus, tetapi banyak orang yang belum mengetahuinya. Yaitu Goa Kancing (GK), begitulah warga disana menyebutnya.

GK adalah tempat wisata alam berupa perbukitan hijau yang berada di tengah-tengah lahan pertanian warga. Lokasinya dikelilingi lahan pertanian. Jika kita naik keatas bukit GK kita dapat melihat sebuah pemandangan yang sangat indah dan menabjukkan. Serta dapat melihat kebesaran Allah SWT yang telah menciptakan alam sehebat itu.

Di dalam GK terdapat dua batu. Cerita rakyat di sekitarnya mempercayai bahwa dulu ada satu batu besar. Kemudian terbelah menjadi dua, menyerupai singa dan katak. Di tengah-tengah batu tersebut terdapat sebuah lubang yang cukup besar tetapi tidak dalam.

Selain wisata alam di GK, ada lagi tempat wisata alam yaitu Watu Ondo (WO). WO, begitu orang-orang Bektiharjo menamainya, terbagi menjadi tiga. Yakni WO Timur, WO Barat, dan WO Tengah. Tempatnya juga tidak kalah menariknya dengan GK. Keduanya sama indah.

Kenapa disebut WO? Karena terdapat banyak anak tangga (ondo) untuk turun dan naik bukit. Walau WO tempatnya di bawah jurang tetapi tidak berbahaya. Lokasi yang berada di jurang itulah maka dibuatkan sebuah anak tangga. Tangga ini untuk memudahkan warga setempat jika inhgin turun melihat keadaan di bawah.

Di bawah jurang banyak terdapat anak tangga yang berbentuk seperti jalan. Melalui fasilitas ini mempermudah kita melihat keindahan di dalamnya.

Setelah kita masuk terdapat jalan yang di kelilingi oleh tebing tinggi, bentuk dan warnanya sangat menarik. Jika berjalan lebih dalam lagi kita juga akan melihat tebing yang memiliki beberapa warna. Seperti oren, putih, dan krem. Di sekelilingnya juga terdapat bongkahan batu besar yang unik dan indah. Bila dibuat objek foto sangat bagus dan menarik.

Di WO ini dapat juga melihat warga setempat berlalu lalang. Mereka memanggul rumput, jagung, atau dedaunan untuk pakan ternaknya. Wajar karena WO terdapat di dekat kompleks perumahan warga.

Selain dua obyek tersebut, desa ini juga memiliki destinasi wisata lain. Yakni Bukit Cinta (BC). Kebanyakan orang tidak tahu mengapa bukit tersebut dinamakan Bukit Cinta. Mungkin karena banyak pasangan kekasih yang datang menghabiskan waktu di tempat tersebut.

BC ini tidak kalah menariknya. Tempat ini juga memperlihatkan wisata alam hijau yang sangat indah. Dari atas bukit ini kita dapat melihat pemandangan alam yang bagus di bawah. Pemandangan tersebut berupa persawahan, aneka pepohonan rindang, dan terdapat rumah warga. Kelihatan kecil jika kita lihat dari atas.

BC ini terdapat di tengah-tengah ladang milik warga. Walau lokasinya sedikit jauh dengan pemukiman penduduk, namun dekat dengan jalan raya sehingga mudah dijangkau.

Tiga obyek wisata tersebut bukti kebesaran Tuhan. Sayangnya tempat-tempat tersebut kurang mendapat perhatian masyarakat Tuban. Jika tempat-tempat tersebut dikelola dengan baik, mungkin akan banyak orang yang tertarik untuk berwisata. Kita harus lebih menjaga ciptaan Allah SWT, mengagumi dengan cara menjaga, dan tidak merusaknya.

“Karena kalau bukan kita lalu siapa lagi. Kalau bukan sekarang kapan lagi.” (*)

*Tulisan ini masuk 10 (sepuluh) karya terbaik Lomba Menulis Opini “Pengembangan Potensi Wisata Tuban” yang diselenggarakan Ronggolawe Press Solidarity (RPS) dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2017.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *