Pages Navigation Menu

Ronggolawe Press Solidarity

Peningkatan Pesona Wisata Tuban

Oleh: Lisa Yulyana

Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kerek.

Kota Tuban, merupakan kota dengan letak daerah yang sangat strategis karena berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Daerah ini dilalui oleh jalur pantai utara. Tak heran kalau wisata pantai di Tuban begitu terkenal.

Selain pantai, Tuban juga terkenal dengan wisata-wisata alamnya. Di sisi lain wisata-wisata tersebut masih perlu diperhatikan baik dari pemerintah kota maupun dari masyarakatnya. Hal tersebut mulai dari cara menarik minat pengunjung, pembenahan infrastruktur, kenyamanan pengunjung, dan hal-hal lain yang dapat meningkatkan potensi wisata.

Salah satu wisata yang masih perlu diperhatikan adalah Air Terjun Lembah Bongok. Wisata ini belum banyak dijamah oleh wisatawan, karena jalan menuju ke lokasinya yang begitu menantang. Akan tetapi, indahnya pemandangan sekitar mampu mengobati rasa lelah selepas menempuh perjalanan.

Air terjun yang terletak di Dusun Kerokan, Desa Jetak, Kecamatan Montong ini memiliki ciri khas tersendiri. Yaitu adanya monyet-monyet liar. Hewan inilah yang menambah keseruan berwisata disini.

Maka dari itu sangat disayangkan kalau tempat ini tidak diperhatikan. Pemerintah sebaiknya bisa membangun akses jalan menuju ke tempat ini menjadi lebih mudah, agar wisatawan dapat melewatinya dengan nyaman. Sayang kalau tempat seindah ini harus dilewatkan begitu saja.

Spot wisata ini sebenarnya bisa menarik minat wisatawan, terlebih jika akses jalannya bisa lebih mudah. Oleh karena itu pemerintah juga bukan hanya sibuk menangani bagaimana cara menambah pengunjung di wisata-wisata yang sudah populer saja. Pemerintah seharusnya memikirkan bagaimana cara membuka spot wisata baru yang tidak kalah menarik dengan yang sudah ada.

Untuk pembangunan potensi wisata, pemerintah bisa mulai dari pembenahan wisata-wisata yang sudah ada, agar bisa lebih populer lagi,  dan diminati oleh wisatawan lokal maupun luar. Untuk menarik minat pengunjung itu sendiri memang perlu dilakukan pembenahan, pembersihan, maupun pembangunan daerah wisata agar pengunjung bisa merasakan kenyamanan menikmati wisata tersebut.

Selain itu, promosi juga harus gencar dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui wisata apa saja yang ada di Kota Tuban. Promosi itu sendiri bisa dengan cara memasang denah atau peta Kota Tuban disertai titik-titik wisata yang dimiliki. Melalui cara itu wisatawan tidak kesulitan mencari tempat wisata yang akan mereka kunjungi. Denah-denah tersebut bisa dipasang di tempat-tempat yang strategis.

Tidak lupa denah tersebut dipasang di tempat-tempat wisata yang sudah ramai dikunjungi. Tujuannya agar wisatawan tahu destinasi wisata lain yang wajib dikunjungi.

Selain denah mungkin cara yang efektif adalah dengan menyediakan travel khusus Wisata Kota Tuban. Travel ini nantinya akan mengantarkan wisatawan berkeliling. Cara itu dapat menambah pendapatan kota. Tidak lupa setiap wisata harus selalu dijaga kebersihannya, demi kenyamanan pengunjung.

Lebih pening lagi setiap obyek wisata juga harus menyediakan spot untuk berfoto dan ber-selfie ria. Apalagi pada dasarnya, remaja-remaja saat ini yang diburu adalah spot foto yang indah dan kekinian. Kebersihan menjadi faktor utama kenyamanan pengunjung. Jadi harus dijaga betul masalah kebersihan di suatu wisata.

Selain memikirkan cara bagaimana wisata yang sudah ada itu semakin ramai pengunjung, pemerintah juga harus memikirkan untuk membuka potensi-potensi wisata yang baru. Seperti yang kita ketahui bahwa Kota Tuban ini disebut sebagai Kota Seribu Goa, memang banyak sekali goa-goa yang belum dijamah oleh wisatawan. Oleh karena itu sebaiknya pemerintah membuka goa-goa tersebut menjadi sebuah tempat wisata dengan tidak merusak keadaan alamnya.

Selain goa, masih ada lagi potensi-potensi wisata yang perlu diperhatikan. Seperti di Kecamatan Singgahan yang disana terdapat hutan yang di dalamnya masih ditemukan harimau, dan berbagai jenis burung yang habitatnya mulai berkurang. Hutan ini bisa dijadikan sebagai Cagar Alam Kota Tuban.

Kecamatan Kerek juga mempunyai potensi wisata yang tidak kalah penting, seperti Kerajinan Batik Gedog khas Kerek. Disini kita melihat cara membatik khas kerek. Kita juga bisa mengunjungi sentra-sentra batik yang ada di kerek ini. Wisatawan juga bisa jalan-jalan sambil melihat masyarakat desa terutama wanitanya yang sedang membatik. Wisatawan juga dapat menimba ilmu dengan para pengusaha Batik Gedog yang ada di sana.

Bukan hanya alam saja yang dapat menjadi potensi wisata, wisata buatan juga dapat menjadi destinasi yang tak kalah menariknya dengan wisata alam. Di pusat kota kita dapat menjumpai berbagai tempat yang sudah tak berfungsi. Contohnya saja terminal bus lama. Terminal tersebut kini hanya menjadi area peristirahatan bagi pengendara.

Tempat tersebut sangat strategis untuk dijadikan tempat wisata. Letaknya yang berada di jalur Pantai Utara membuat tempat ini dilewati oleh pengendara yang lalu lalang. Tempat ini bisa dibangun menjadi tempat wisata yang berisi wahana-wahana yang menarik dan dapat memikat pengunjung.

Selain itu, di tempat ini juga sudah ada dan dikelilingi oleh toko oleh-oleh khas Tuban. Itu yang menyebabkan tempat ini cukup strategis untuk dijadikan tempat wisata buatan dengan wahana-wahana seru.

Di tengah kota juga ada Alun-alun. Alun-alun ini terletak di depan Masjid Agung Tuban dan dekat dengan Makam Sunan Bonang. Lokasinya terlihat luas, namun tidak begitu menarik perhatian pengunjung. Di sana hanya berisi tanaman-tanaman dikelilingi para pedagang kaki lima. Sebagai pusat sebuah kota, harusnya tempat ini bisa dibuat lebih menarik agar dapat menjadi tujuan utama wisatawan.

Obyek wisata yang harus lebih ditingkatkan lagi potensinya adalah wisata pendidikan. Tuban memiliki wisata pendidikan yaitu Museum Kambang Putih. Akan tetapi akhir-akhir ini tempat ini sudah jarang dilirik oleh wisatawan. Tempat ini bisa dibuat semenarik mungkin agar pengunjung dapat berwisata sambil belajar di tempat ini.

Pemerintah seharusnya bisa memperhatikan hal-hal di sekitarnya yang dapat menjadi potensi wisata.

Dari penjelasan di atas, pemerintah seharusnya dapat mengetahui bahwa di Tuban ini mempunyai potensi-potensi wisata yang belum terealisasi. Melihat potensinya tak kalah indahnya dengan wisata yang sudah populer.

Agar pemerintah dapat mengetahui tempat-tempat apa sajakah yang bisa dijadikan sebagai potensi wisata, pemerintah bisa mendata dari setiap kecamatan. Data dari kecamatan itu berisi tempat-tempat menarik yang ada di satu wilayah itu. Berdasarkan data tersebut pemerintah mulai menyeleksi tempat-tempat yang memang cocok, dan strategis untuk dibangun spot wisata baru.

Pemerintah juga tidak harus langsung membangunnya semua, bisa dimulai dengan membangun satu wisata dahulu. Disukseskan dahulu, kalau sudah banyak pengunjungnya dan sudah bisa dikatakan wisata yang populer, maka baru bisa memulai membangun wisata yang lainnya lagi. (*)

*Tulisan ini masuk 10 (sepuluh) karya terbaik Lomba Menulis Opini “Pengembangan Potensi Wisata Tuban” yang diselenggarakan Ronggolawe Press Solidarity (RPS) dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2017.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *